TRAINING KODING REKAM MEDIS (ICD-10 DAN INA-CBGS) RUMAH SAKIT

TRAINING KODING REKAM MEDIS (ICD-10 DAN INA-CBGS) RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi kendala besar terkait penolakan klaim asuransi akibat ketidakakuratan kode diagnosis maupun tindakan medis. Hal ini terjadi sebab staf rekam medis terkadang kurang mendalami kaidah koding sesuai standar klasifikasi internasional, dan selain itu, pemahaman mengenai sistem INA-CBGs masih sangat terbatas. Sebagai akibatnya, kemudian, arus kas rumah sakit terhambat dan, oleh karena itu, kerugian finansial organisasi menjadi sulit terhindarkan. Oleh karena itu, pelatihan ini hadir. Pelatihan ini, tentu saja, memberikan koder metodologi klasifikasi penyakit yang sangat akurat serta strategi pengelompokan tarif yang optimal. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mengubah data medis menjadi kode yang valid dan akuntabel. Pertama-tama, mereka mendalami aturan dasar dalam buku ICD-10 dan ICD-9-CM dan kemudian mempraktikkan teknik pemilihan diagnosis utama secara tepat. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan perangkat lunak E-Claim guna meminimalkan kesalahan input yang memicu dispute klaim. Dengan demikian, rumah sakit mampu menjamin keakuratan pelaporan kinerja klinis.

Pelatihan ini membahas mengenai implementasi koding rekam medis dan tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam. Diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan oleh profesional.

MATERI

  1. Mendalami filosofi dasar klasifikasi penyakit serta memahami peran strategis koding rekam medis dalam sistem pembiayaan kesehatan modern.
  2. Mempraktikkan tata cara pencarian kode diagnosis menggunakan buku ICD-10 Volume 1 dan 3 dan kemudian menjamin ketepatan digit terakhir pada setiap kode.
  3. Menguasai kaidah pengkodean tindakan atau prosedur medis menggunakan ICD-9-CM guna mendukung akurasi data intervensi klinis di rumah sakit.
  4. Merumuskan kriteria pemilihan diagnosis utama dan diagnosis sekunder yang benar dan selanjutnya menyelaraskannya dengan resume medis dokter.
  5. Menerapkan strategi pengelompokan kasus dalam sistem INA-CBGs dan kemudian menganalisis variabel yang mempengaruhi besaran tarif klaim.
  6. Mempelajari teknik verifikasi internal rekam medis dan selanjutnya mengidentifikasi potensi kesalahan koding (under-coding atau up-coding) secara dini.
  7. Mengelola penggunaan perangkat lunak E-Claim (Grouper) secara tangkas dan kemudian memastikan seluruh data terkirim ke pusat data kementerian secara tepat waktu.
  8. Membangun komunikasi efektif antara koder dan dokter (DPJP) dan selanjutnya mengklarifikasi ketidakjelasan penulisan diagnosis dalam berkas rekam medis.
  9. Melakukan audit koding secara berkala dan kemudian menyusun laporan evaluasi ketepatan kode bagi kepentingan manajemen serta komite medik.
  10. Mempelajari regulasi terbaru mengenai jaminan kesehatan nasional dan akhirnya menjamin kepatuhan seluruh staf terhadap aturan klaim yang berlaku.

TRAINING KODING REKAM MEDIS (ICD-10 DAN INA-CBGS)

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?

  • Petugas Rekam Medis (Koder) yang memegang tanggung jawab penuh atas pemberian kode diagnosis dan tindakan medis setiap hari.
  • Verifikator Internal Rumah Sakit yang bertugas memastikan seluruh berkas klaim telah memenuhi syarat sebelum pengajuan ke pihak asuransi atau BPJS.
  • Kepala Unit Rekam Medis yang memiliki wewenang untuk mengatur standar mutu data serta koordinasi tim administrasi kesehatan.
  • Manajer Keuangan dan Penagihan (Billing) yang perlu memahami logika koding guna memantau efektivitas arus kas perusahaan.
  • Tim Casemix Rumah Sakit yang fokus pada pengoptimalan pengelolaan tarif INA-CBGs serta pencegahan penolakan klaim.
  • Dokter dan Perawat yang ingin memperdalam pemahaman mengenai pentingnya dokumentasi klinis terhadap proses koding dan keberhasilan klaim rumah sakit.

TRAINER PADA TRAINING INI

Instruktur yang berpengalaman dalam bidang  rekam medis akan mengisi training koding rekam medis (icd-10 dan ina-cbgs) rumah sakit.

JADWAL PELATIHAN 2026

  • BATCH 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026
  • BATCH 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
  • BATCH 3 : 09-10 Maret 2026 | 25-26 Maret 2026
  • BATCH 4 : 06-07 April 2026 | 27-28 April 2026
  • BATCH 5 : 04-05 Mei 2026 | 18-19 Mei 2026
  • BATCH 6 : 08-09 Juni 2026 | 22-23 Juni 2026
  • BATCH 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026
  • BATCH 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
  • BATCH 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026
  • BATCH 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
  • BATCH 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026
  • BATCH 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026

Calon peserta dapat menyesuaikan jadwal tersebut sesuai dengan kebutuhan

Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!

BENEFIT

  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir Exclusive

INVESTASI DAN LOKASI TRAINING

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / participant)

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

FAQ PELATIHAN NISBI INDONESIA

Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 1 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.

Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya. Informasi detail mengenai lokasi akan disampaikan bersamaan dengan jadwal pelatihan.

Q3: Apakah pelatihan ini dapat terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja! Kami sangat merekomendasikan opsi In-House Training (IHT) karena dapat disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan spesifik dan jadwal tim Anda. Pelatihan dapat diadakan di kantor Anda atau di tempat lain.

Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan kebutuhan perusahaan Anda.

Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email marketing@nisbiindonesia.com dan Nomor Telepon  di 0274- 2874647. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.


*Artikel ini ditulis oleh Muhammad Hanif Al Hazmi, seorang SEO Content Writer dan Copywriter di Nisbi Indonesia sejak 2025, dalam menyusun artikel ini. Saya berfokus merancang artikel pelatihan yang menarik dan informatif dengan komitmen tinggi pada kualitas. Dalam setiap karya tulis, saya mengoptimasi tulisan untuk mesin pencari sekaligus menyajikannya secara relevan agar pembaca mudah memahaminya. Melalui pendekatan ini, saya memberikan gambaran program training yang tepat bagi Anda. Jika memerlukan informasi tambahan, silakan hubungi kontak yang tersedia.