TRAINING MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL ALAT BERAT

TRAINING MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL ALAT BERAT

Alat berat merupakan aset operasional paling dominan sekaligus sumber risiko terbesar dalam industri pertambangan dan konstruksi. Kecelakaan yang melibatkan excavator, dump truck, bulldozer, maupun grader tidak hanya mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan aset bernilai miliaran rupiah, tetapi juga menghentikan operasional dan mencoreng reputasi perusahaan secara signifikan. Kondisi ini sering terjadi karena manajemen risiko alat berat masih diterapkan secara reaktif baru bertindak setelah insiden terjadi, bukan mencegahnya sejak dini. Melalui training ini, peserta dibekali kerangka manajemen risiko yang sistematis dan proaktif mulai dari identifikasi bahaya operasional, analisis risiko berbasis data, hingga implementasi sistem pengendalian berlapis sehingga setiap unit alat berat dapat dioperasikan dengan tingkat keamanan dan keandalan tertinggi.

Pelatihan ini membahas mengenai implementasi manajemen risiko operasional alat berat  dan tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam. Diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan oleh profesional.

MATERI

  1. Kerangka manajemen risiko operasional (ISO 31000)
  2. Identifikasi bahaya operasional alat berat
  3. Teknik penilaian risiko (HIRARC dan FMEA)
  4. Risiko tabrakan dan juga collision avoidance system
  5. Manajemen risiko area blind spot alat berat
  6. Risiko longsor dan juga ground failure pada alat berat
  7. Pengendalian risiko pada operasi malam hari
  8. Fatigue management operator alat berat
  9. Pre-start inspection dan juga sistem izin kerja
  10. Manajemen risiko pemeliharaan alat berat
  11. Sistem manajemen lalu lintas tambang (TMMS)
  12. Investigasi insiden alat berat
  13. Budaya keselamatan operator alat berat
  14. Dokumentasi dan juga pelaporan risiko operasional
  15. Studi kasus insiden alat berat tambang

TRAINING MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL ALAT BERAT

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?

  • Heavy Equipment Supervisor dan juga Superintendent
  • Fleet Manager dan juga Equipment Manager
  • Mine Operation Manager dan juga Supervisor
  • HSE Manager dan juga Safety Officer
  • Risk Management Officer
  • Maintenance Engineer dan juga Technician
  • Operator Alat Berat Senior
  • Production Planner dan juga Mine Scheduler
  • Training dan Competency Development Officer
  • Praktisi industri pertambangan dan konstruksi

TRAINER PADA TRAINING INI

Instruktur yang berpengalaman dalam bidang  manajemen risiko pertambangan akan mengisi training MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL ALAT BERAT.

JADWAL PELATIHAN 2026

  • BATCH 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026
  • BATCH 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
  • BATCH 3 : 09-10 Maret 2026 | 25-26 Maret 2026
  • BATCH 4 : 06-07 April 2026 | 27-28 April 2026
  • BATCH 5 : 04-05 Mei 2026 | 18-19 Mei 2026
  • BATCH 6 : 08-09 Juni 2026 | 22-23 Juni 2026
  • BATCH 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026
  • BATCH 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
  • BATCH 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026
  • BATCH 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
  • BATCH 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026
  • BATCH 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026

Calon peserta dapat menyesuaikan jadwal tersebut sesuai dengan kebutuhan

Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!

BENEFIT

  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir Exclusive

INVESTASI DAN LOKASI TRAINING

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / 2 participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / 2 participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / 2 participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / 2 participant)

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

FAQ PELATIHAN NISBI INDONESIA

Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 1 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.

Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya.

Q3: Apakah pelatihan ini dapat juga terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja! Kami sangat merekomendasikan opsi In-House Training (IHT) karena dapat disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan spesifik dan jadwal tim Anda. Pelatihan dapat diadakan di kantor Anda atau di tempat lain.

Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan kebutuhan perusahaan Anda.

Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email marketing@nisbiindonesia.com dan Nomor Telepon  di 0274- 2874647. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.


*Artikel ini ditulis oleh Muhammad Hanif Al Hazmi, seorang SEO Content Writer dan Copywriter di Nisbi Indonesia sejak 2025, dalam menyusun artikel ini. Saya berfokus merancang artikel pelatihan yang menarik dan informatif dengan komitmen tinggi pada kualitas. Dalam setiap karya tulis, saya mengoptimasi tulisan untuk mesin pencari sekaligus menyajikannya secara relevan agar pembaca mudah memahaminya. Melalui pendekatan ini, saya memberikan gambaran program training yang tepat bagi Anda. Jika memerlukan informasi tambahan, silakan hubungi kontak yang tersedia.