TRAINING MANAJEMEN LAKTASI

TRAINING MANAJEMEN LAKTASI RUMAH SAKIT

TRAINING MANAJEMEN LAKTASI RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi tantangan besar saat tingkat keberhasilan pemberian ASI eksklusif di unit persalinan masih sangat rendah. Hal ini terjadi sebab tenaga kesehatan terkadang belum menguasai teknik pendampingan menyusui yang tepat dan selain itu kurangnya dukungan edukasi yang sistematis bagi ibu pasca-melahirkan sering terjadi. Sebagai akibatnya, kemudian, angka penggunaan susu formula tanpa indikasi medis meningkat dan, oleh karena itu, institusi dapat kehilangan poin penting dalam penilaian akreditasi Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi. Juga, ketidakpuasan pasien terhadap layanan laktasi pun sering kali merusak citra rumah sakit di mata masyarakat. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun unit layanan laktasi yang unggul dan kemudian sangat suportif. Pertama-tama, mereka mendalami teknik posisi serta perlekatan menyusui yang benar dan kemudian mempraktikkan cara penanganan masalah laktasi secara taktis. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik komunikasi edukasi guna membangun kepercayaan diri ibu dalam menyusui bayinya secara mandiri.

Read More

TRAINING PATIENT SAFETY RUMAH SAKIT

TRAINING PATIENT SAFETY RUMAH SAKIT

TRAINING PATIENT SAFETY RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi risiko besar saat insiden keselamatan pasien muncul secara tidak terduga di unit pelayanan. Hal ini terjadi sebab budaya pelaporan insiden terkadang masih sangat rendah dan selain itu staf medis belum sepenuhnya menguasai protokol identifikasi risiko secara dini. Sebagai akibatnya, kemudian, potensi malpraktik meningkat dan, oleh karena itu, kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan dapat menurun drastis. Juga, ketiadaan sistem pencegahan yang sistematis pun sering kali memicu kerugian finansial akibat tuntutan hukum atau sanksi regulasi. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun sistem pertahanan rumah sakit yang tangguh terhadap kesalahan medis. Pertama-tama, mereka mendalami enam sasaran keselamatan pasien (SKP) secara praktis dan kemudian mempraktikkan teknik komunikasi efektif saat terjadi situasi krisis. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik investigasi masalah menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA). Dengan demikian, rumah sakit mampu menjamin lingkungan perawatan yang aman bagi setiap individu.

Read More

TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi tantangan besar saat tingkat kepatuhan pasien terhadap instruksi pengobatan masih sangat rendah. Hal ini terjadi sebab proses pemberian edukasi terkadang hanya berjalan searah serta kurang terencana dan selain itu staf medis seringkali belum menguasai teknik komunikasi edukatif yang efektif. Sebagai akibatnya, kemudian, angka kunjungan ulang pasien dengan keluhan yang sama tetap tinggi dan, oleh karena itu, hasil akhir pengobatan menjadi tidak optimal bagi kesehatan pasien. Juga, ketiadaan dokumentasi edukasi yang terintegrasi pun sering kali memicu temuan kritis saat rumah sakit menghadapi survei akreditasi. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mengubah setiap interaksi klinis menjadi peluang pembelajaran yang bermakna bagi pasien. Pertama-tama, mereka mendalami teknik pengkajian kebutuhan belajar pasien dan kemudian merancang rencana edukasi yang sesuai dengan tingkat literasi serta budaya keluarga. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan alat peraga edukasi untuk memastikan pemahaman pasien terhadap rencana pemulihan kesehatan secara mandiri di rumah.

Read More

TRAINING PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

TRAINING PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

TRAINING PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

Sering kali fasilitas kesehatan menghadapi risiko besar terkait penyebaran infeksi nosokomial yang mengancam keselamatan pasien serta tenaga medis. Hal ini terjadi sebab protokol kebersihan terkadang belum berjalan secara disiplin di setiap lini pelayanan, dan selain itu, pemahaman staf mengenai rantai penularan kuman masih sangat terbatas. Sebagai akibatnya, kemudian, angka infeksi pasca-tindakan medis meningkat dan, oleh karena itu, durasi perawatan pasien menjadi lebih lama serta biaya operasional membengkak. Juga, ancaman kuman resisten pun semakin membahayakan efektivitas pengobatan di rumah sakit maupun klinik. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun sistem pertahanan fasilitas kesehatan yang tangguh terhadap kuman dan virus. Pertama-tama, mereka mendalami teknik audit kepatuhan kebersihan tangan dan kemudian merancang program edukasi pencegahan infeksi bagi seluruh staf serta pengunjung. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan prosedur isolasi yang benar serta cara pengelolaan limbah medis yang aman sesuai regulasi kesehatan terkini. Dengan demikian, fasilitas kesehatan mampu menjamin lingkungan perawatan yang steril.

Read More

Tanyakan pada kami ?

Kami di sini untuk membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Marketing

Yulianti

Online

Yulianti

Hai, tanyakan pada kami ? 00.00