TRAINING REKLAMASI TAMBANG LANJUTAN
TRAINING REKLAMASI TAMBANG LANJUTAN
Sering kali manajemen operasional tambang menghadapi risiko kegagalan revegetasi yang tinggi serta penahanan dana jaminan reklamasi karena mereka hanya melakukan penanaman ala kadarnya tanpa strategi restorasi ekosistem yang mendalam. Kondisi ini muncul sebab tim lingkungan terkadang kurang memahami dinamika kimia tanah pucuk (topsoil) serta interaksi mikroba tanah pada lahan bekas tambang yang ekstrem dan selain itu pemantauan keberhasilan reklamasi sering kali tim teknis lakukan secara manual sehingga kurang akurat harian. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mentransformasi lahan bekas penambangan menjadi ekosistem produktif yang mandiri dan juga berkelanjutan. Pertama-tama, mereka mendalami teknik remediasi tanah terkontaminasi serta teknologi pembenah tanah hayati dan kemudian menguasai prosedur pemilihan spesies lokal yang memiliki daya serap karbon tinggi secara mandiri. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik pemantauan menggunakan sensor Drone LiDAR dan citra satelit untuk menjamin setiap jengkal area reklamasi terpantau kemajuannya setiap hari.


