TRAINING MANAJEMEN PEMELIHARAAN PERALATAN MEDIK RUMAH SAKIT

TRAINING MANAJEMEN PEMELIHARAAN PERALATAN MEDIK RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi kendala besar saat alat medis tiba-tiba mengalami kerusakan di tengah prosedur tindakan pasien. Hal ini terjadi sebab sistem pemeliharaan preventif terkadang belum berjalan secara rutin, dan selain itu, pendataan jadwal kalibrasi alat sering kali terabaikan oleh tim teknis. Sebagai akibatnya, kemudian, usia pakai peralatan menjadi lebih pendek dan, oleh karena itu, biaya investasi rumah sakit membengkak secara tidak terduga. Juga, kegagalan fungsi alat medis pun dapat mengancam keselamatan pasien serta menurunkan kualitas akurasi diagnosis dokter. Melalui training ini, peserta mempelajari cara menjaga performa alat medis agar tetap prima dan siap pakai setiap saat. Pertama-tama, mereka mendalami teknik penyusunan inventaris aset yang detail dan kemudian merancang peta jalan pemeliharaan berkala untuk setiap jenis teknologi medis. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik pengujian fungsi serta kalibrasi guna menjamin keamanan alat sesuai standar regulasi terkini. Dengan demikian, rumah sakit mampu menekan biaya perbaikan darurat.

Pelatihan ini membahas mengenai implementasi maanajemen pemeliharaan alkes dan tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam. Diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan oleh profesional.

MATERI

  1. Mendalami filosofi dasar manajemen peralatan medis serta memahami peran strategis unit teknis dalam mendukung keselamatan pasien di rumah sakit.
  2. Mempraktikkan teknik inventarisasi alat medis secara digital dan kemudian mengklasifikasikan aset berdasarkan tingkat risiko serta kebutuhan pemeliharaan.
  3. Menguasai metode penyusunan jadwal pemeliharaan preventif (Preventive Maintenance) guna mencegah kerusakan alat secara mendadak saat pelayanan berlangsung.
  4. Merumuskan standar prosedur operasional (SOP) penggunaan alat bagi staf klinis dan selanjutnya memitigasi risiko kerusakan akibat kesalahan pengoperasian (human error).
  5. Mempelajari tata cara pelaksanaan kalibrasi dan pengujian fungsi secara berkala dan kemudian menjamin akurasi hasil diagnosis dari setiap perangkat medis.
  6. Mengelola manajemen suku cadang (spare parts) secara efektif dan selanjutnya memastikan ketersediaan komponen kritikal untuk mempercepat proses perbaikan.
  7. Menerapkan strategi pemantauan uptime alat medis dan kemudian menyusun laporan performa aset guna mendukung pengambilan keputusan investasi direksi.
  8. Mempelajari regulasi perlindungan radiasi serta keamanan kelistrikan medis dan selanjutnya menjamin seluruh fasilitas memenuhi kriteria teknis yang berlaku.
  9. Melakukan analisis kegagalan alat (Root Cause Analysis) dan kemudian merancang langkah pencegahan agar kerusakan yang sama tidak terulang kembali.
  10. Membangun sistem dokumentasi riwayat servis yang rapi dan akhirnya menjamin kelengkapan bukti telusur untuk kebutuhan akreditasi rumah sakit.

TRAINING MANAJEMEN PEMELIHARAAN PERALATAN MEDIK

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?

  • Kepala dan Staf IPSRS (Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit) yang memegang tanggung jawab penuh atas operasional dan perbaikan alat medis.
  • Teknisi Elektromedik (ATEM) yang memerlukan pendalaman teknik pemeliharaan preventif serta pengujian fungsi alat kesehatan secara profesional.
  • Manajer Fasilitas dan Operasional yang bertugas mengawasi aset serta memastikan seluruh sarana pendukung layanan medis berfungsi secara maksimal.
  • Ketua dan Anggota Komite K3RS yang perlu menyelaraskan aspek keselamatan peralatan medis dengan standar keamanan lingkungan kerja.
  • Tim Komite Mutu dan Akreditasi yang fokus pada pemenuhan elemen penilaian manajemen fasilitas dan keselamatan (MFK) di rumah sakit.
  • Kepala Instalasi Rawat Inap, IGD, dan Bedah yang bertanggung jawab atas kesiapan serta keamanan penggunaan peralatan medis di unit kerja masing-masing.

TRAINER PADA TRAINING INI

Instruktur yang berpengalaman dalam bidang  manajemen penunjang medis akan mengisi training manajemen pemeliharaan peralatan medik.

JADWAL PELATIHAN 2026

  • BATCH 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026
  • BATCH 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
  • BATCH 3 : 09-10 Maret 2026 | 25-26 Maret 2026
  • BATCH 4 : 06-07 April 2026 | 27-28 April 2026
  • BATCH 5 : 04-05 Mei 2026 | 18-19 Mei 2026
  • BATCH 6 : 08-09 Juni 2026 | 22-23 Juni 2026
  • BATCH 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026
  • BATCH 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
  • BATCH 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026
  • BATCH 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
  • BATCH 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026
  • BATCH 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026

Calon peserta dapat menyesuaikan jadwal tersebut sesuai dengan kebutuhan

Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!

BENEFIT

  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir Exclusive

INVESTASI DAN LOKASI TRAINING

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / participant)

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

FAQ PELATIHAN NISBI INDONESIA

Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 1 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.

Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya. Informasi detail mengenai lokasi akan disampaikan bersamaan dengan jadwal pelatihan.

Q3: Apakah pelatihan ini dapat terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja! Kami sangat merekomendasikan opsi In-House Training (IHT) karena dapat disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan spesifik dan jadwal tim Anda. Pelatihan dapat diadakan di kantor Anda atau di tempat lain.

Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan kebutuhan perusahaan Anda.

Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email marketing@nisbiindonesia.com dan Nomor Telepon  di 0274- 2874647. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.


*Artikel ini ditulis oleh Muhammad Hanif Al Hazmi, seorang SEO Content Writer dan Copywriter di Nisbi Indonesia sejak 2025, dalam menyusun artikel ini. Saya berfokus merancang artikel pelatihan yang menarik dan informatif dengan komitmen tinggi pada kualitas. Dalam setiap karya tulis, saya mengoptimasi tulisan untuk mesin pencari sekaligus menyajikannya secara relevan agar pembaca mudah memahaminya. Melalui pendekatan ini, saya memberikan gambaran program training yang tepat bagi Anda. Jika memerlukan informasi tambahan, silakan hubungi kontak yang tersedia.