TRAINING RISK ASSESSMENT PERTAMBANGAN

TRAINING RISK ASSESSMENT PERTAMBANGAN

Sering kali manajemen operasional tambang menghadapi kerugian aset yang masif serta penghentian produksi secara mendadak akibat kegagalan dalam mendeteksi bahaya yang bersifat kritis harian. Kondisi ini muncul sebab banyak organisasi masih melakukan penilaian risiko secara superfisial tanpa melibatkan data teknis yang mendalam dan selain itu strategi pengendalian sering kali tidak adaptif terhadap perubahan kondisi medan tambang yang sangat dinamis setiap saat. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mentransformasi ketidakpastian operasional menjadi kerangka kerja keselamatan yang sangat andal serta terukur harian. Pertama-tama, mereka mendalami kerangka kerja manajemen risiko berdasarkan standar ISO 31000 serta regulasi SMKP Minerba dan kemudian menguasai prosedur evaluasi risiko pada seluruh aspek mulai dari geoteknik hingga kesehatan kerja secara mandiri. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik pengendalian risiko secara hierarki untuk menjamin setiap potensi kerugian dapat organisasi cegah sebelum berdampak pada keberlanjutan produksi setiap hari. 

Pelatihan ini membahas mengenai implementasi risk assessment pertambangan dan tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam. Diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan oleh profesional.

MATERI

  1. Mendalami filosofi manajemen risiko pertambangan modern serta peran strategis penilaian risiko dalam menjaga keberlanjutan izin usaha tahun 2026.
  2. Mempraktikkan teknik identifikasi bahaya menggunakan metodologi Hazard and juga Operability Study (HAZOP) serta Job Safety Analysis (JSA) secara sistematis harian.
  3. Menguasai prosedur penilaian risiko secara kuantitatif serta kualitatif guna menentukan tingkat keparahan dan juga kemungkinan terjadinya insiden bagi perusahaan harian.
  4. Menyusun matriks risiko perusahaan yang selaras dengan profil bahaya area pit, workshop, hingga pabrik pengolahan secara akurat setiap saat.
  5. Menerapkan hierarki pengendalian risiko meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, kontrol administratif, hingga penggunaan APD secara efektif harian.
  6. Mempelajari taktik analisis risiko geoteknik dan juga kestabilan lereng guna mencegah bencana longsor yang dapat melumpuhkan operasional penambangan harian.
  7. Mengelola penilaian risiko kesehatan kerja meliputi pajanan debu, kebisingan, dan juga kelelahan (fatigue) guna melindungi produktivitas jangka panjang staf organisasi.
  8. Mempraktikkan teknik investigasi akar masalah (Root Cause Analysis) pada temuan risiko tinggi guna merumuskan tindakan pencegahan yang bersifat permanen harian.
  9. Menyusun laporan profil risiko serta rencana mitigasi yang akuntabel guna mendukung proses pengambilan keputusan strategis jajaran manajemen organisasi harian.
  10. Mengevaluasi hasil akhir efektivitas pengendalian risiko melalui audit kepatuhan lapangan dan juga akhirnya membangun standar operasional prosedur yang sangat solid.

TRAINING RISK ASSESSMENT PERTAMBANGAN

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?

  • Kepala Teknik Tambang (KTT) yang memegang tanggung jawab hukum tertinggi dalam mengelola risiko operasional serta menjamin keselamatan seluruh wilayah izin usaha organisasi harian.
  • HSE Managers dan Risk Officers yang merancang kerangka kerja penilaian risiko serta memastikan implementasi pengendalian berjalan secara konsisten di seluruh departemen pada tahun 2026.
  • Superintendents dan Supervisors Operasional yang melakukan penilaian risiko langsung di lapangan guna menjaga produktivitas regu kerja tanpa kendala kecelakaan setiap hari.
  • Mine Planners dan Engineers yang menyelaraskan desain desain tambang dengan batasan risiko geoteknik guna merancang parameter kerja yang aman bagi operasional perusahaan harian.
  • Maintenance Managers yang mengelola risiko kerusakan alat berat serta kegagalan mekanis yang dapat berdampak pada keselamatan manusia serta kelancaran produksi setiap hari harian.
  • Internal Auditors SMKP yang melakukan evaluasi terhadap kepatuhan standar manajemen risiko guna menjamin kesiapan organisasi dalam menghadapi audit eksternal pemerintah harian.

Instruktur yang berpengalaman dalam bidang  K3 tambang akan mengisi training risk assessment tambang

JADWAL PELATIHAN 2026

  • BATCH 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026
  • BATCH 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
  • BATCH 3 : 09-10 Maret 2026 | 25-26 Maret 2026
  • BATCH 4 : 06-07 April 2026 | 27-28 April 2026
  • BATCH 5 : 04-05 Mei 2026 | 18-19 Mei 2026
  • BATCH 6 : 08-09 Juni 2026 | 22-23 Juni 2026
  • BATCH 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026
  • BATCH 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
  • BATCH 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026
  • BATCH 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
  • BATCH 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026
  • BATCH 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026

Calon peserta dapat menyesuaikan jadwal tersebut sesuai dengan kebutuhan

Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!

BENEFIT

  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir Exclusive

INVESTASI DAN LOKASI TRAINING

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / 2 participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / 2 participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / 2 participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / 2 participant)

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

FAQ PELATIHAN NISBI INDONESIA

Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 1 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.

Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya.

Q3: Apakah pelatihan ini dapat juga terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja!

Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan juga kebutuhan perusahaan Anda.

Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email marketing@nisbiindonesia.com dan Nomor Telepon  di 0274- 2874647. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.


*Artikel ini ditulis oleh Muhammad Hanif Al Hazmi, seorang SEO Content Writer dan Copywriter di Nisbi Indonesia sejak 2025, dalam menyusun artikel ini. Saya berfokus merancang artikel pelatihan yang menarik dan informatif dengan komitmen tinggi pada kualitas. Dalam setiap karya tulis, saya mengoptimasi tulisan untuk mesin pencari sekaligus menyajikannya secara relevan agar pembaca mudah memahaminya. Melalui pendekatan ini, saya memberikan gambaran program training yang tepat bagi Anda. Jika memerlukan informasi tambahan, silakan hubungi kontak yang tersedia.