TRAINING SUBSIDENCE MONITORING TAMBANG

TRAINING SUBSIDENCE MONITORING TAMBANG

Sering kali manajemen operasional tambang bawah tanah menghadapi risiko kerusakan infrastruktur permukaan serta perubahan hidrologi yang fatal akibat kegagalan dalam mendeteksi pergerakan tanah secara dini harian. Kondisi ini muncul sebab banyak tim survei belum menguasai teknik integrasi antara sensor terestrial dengan pemantauan satelit secara mendalam dan selain itu pemodelan prediksi amblasan sering kali tidak tim teknis selaraskan dengan kemajuan penggalian setiap saat. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mentransformasi data koordinat menjadi sistem peringatan dini yang sangat andal serta akurat harian. Pertama-tama, mereka mendalami teknik penggunaan teknologi InSAR (Interferometric Synthetic Aperture Radar) serta GNSS Geodetik dan kemudian menguasai prosedur interpretasi kurva penurunan tanah secara mandiri. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik analisis korelasi antara volume ekstraksi bawah tanah dengan besaran deformasi permukaan untuk menjamin setiap aktivitas penambangan tetap berada dalam batas aman lingkungan setiap hari.

Pelatihan ini membahas mengenai implementasi subsidence monitoring tambang dan tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam. Diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan oleh profesional.

MATERI

  1. Mendalami filosofi mekanika amblasan (subsidence) dan juga peran strategis pemantauan deformasi dalam menjaga keselamatan infrastruktur permukaan tahun 2026.
  2. Mempraktikkan teknik pemasangan titik pantau (monitoring station) dan juga penggunaan GNSS Geodetik guna mendapatkan data koordinat tiga dimensi secara presisi harian.
  3. Menguasai metodologi pemantauan jarak jauh menggunakan teknologi InSAR guna mendeteksi pergerakan permukaan tanah berskala regional secara akurat bagi perusahaan.
  4. Menyusun model prediksi amblasan menggunakan perangkat lunak numerik guna mensimulasikan dampak penggalian bawah tanah terhadap profil permukaan setiap saat harian.
  5. Menerapkan teknik pemantauan elevasi menggunakan level digital (levelling) guna melakukan verifikasi data deformasi pada area fasilitas kritis secara berkala harian.
  6. Mempelajari taktik analisis sudut patahan (angle of draw) dan juga luas area terdampak guna menentukan batas zona aman penambangan bagi organisasi harian.
  7. Mengelola integrasi data monitoring ke dalam sistem informasi geografis (GIS) guna menyajikan peta sebaran amblasan yang interaktif bagi jajaran manajemen perusahaan.
  8. Mempraktikkan audit terhadap struktur bangunan dan juga jalur pipa di area terdampak guna memitigasi risiko kegagalan fungsi infrastruktur akibat regangan tanah harian.
  9. Melakukan pemantauan terhadap perubahan pola drainase permukaan dan juga kualitas air tanah guna memenuhi standar kepatuhan lingkungan yang perusahaan tetapkan setiap hari.
  10. Mengevaluasi hasil akhir efektivitas strategi mitigasi amblasan melalui analisis tren deformasi harian dan juga akhirnya membangun standar operasional prosedur yang sangat solid.

TRAINING UNDERGROUND MINING OPERATION

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?

  • Mine Surveyors yang juga mengukur koordinat pergerakan permukaan harian serta menyediakan data survei yang akurat guna mendukung analisis stabilitas tanah pada tahun 2026.
  • Geotechnical Engineers yang juga menganalisis profil amblasan harian serta merancang langkah perkuatan tanah guna melindungi infrastruktur permukaan milik organisasi harian.
  • Underground Mine Planners yang menyelaraskan sekuens penggalian bawah tanah dengan batasan deformasi permukaan guna menjamin keamanan operasional perusahaan setiap hari.
  • Environmental Officers yang memantau dampak fisik penambangan terhadap ekosistem permukaan serta mengelola hubungan dengan masyarakat terdampak amblasan bagi perusahaan harian.
  • Kepala Teknik Tambang (KTT) yang mengawasi seluruh kepatuhan teknis keselamatan serta menggunakan wawasan monitoring guna menjamin keberlanjutan operasional organisasi harian.
  • Civil & Infrastructure Engineers yang memelihara fasilitas pendukung di area permukaan serta merancang struktur yang adaptif terhadap potensi penurunan permukaan tanah harian.

Instruktur yang berpengalaman dalam bidang  pertambangan akan mengisi training sunsidence monitoring tambang

JADWAL PELATIHAN 2026

  • BATCH 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026
  • BATCH 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
  • BATCH 3 : 09-10 Maret 2026 | 25-26 Maret 2026
  • BATCH 4 : 06-07 April 2026 | 27-28 April 2026
  • BATCH 5 : 04-05 Mei 2026 | 18-19 Mei 2026
  • BATCH 6 : 08-09 Juni 2026 | 22-23 Juni 2026
  • BATCH 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026
  • BATCH 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
  • BATCH 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026
  • BATCH 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
  • BATCH 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026
  • BATCH 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026

Calon peserta dapat menyesuaikan jadwal tersebut sesuai dengan kebutuhan

Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!

BENEFIT

  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir Exclusive

INVESTASI DAN LOKASI TRAINING

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / 2 participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / 2 participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / 2 participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / 2 participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / 2 participant)

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

FAQ PELATIHAN NISBI INDONESIA

Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 1 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.

Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya.

Q3: Apakah pelatihan ini dapat juga terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja!

Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan juga kebutuhan perusahaan Anda.

Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email marketing@nisbiindonesia.com dan Nomor Telepon  di 0274- 2874647. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.


*Artikel ini ditulis oleh Muhammad Hanif Al Hazmi, seorang SEO Content Writer dan Copywriter di Nisbi Indonesia sejak 2025, dalam menyusun artikel ini. Saya berfokus merancang artikel pelatihan yang menarik dan informatif dengan komitmen tinggi pada kualitas. Dalam setiap karya tulis, saya mengoptimasi tulisan untuk mesin pencari sekaligus menyajikannya secara relevan agar pembaca mudah memahaminya. Melalui pendekatan ini, saya memberikan gambaran program training yang tepat bagi Anda. Jika memerlukan informasi tambahan, silakan hubungi kontak yang tersedia.