TRAINING STABILITAS LERENG TAMBANG

TRAINING STABILITAS LERENG TAMBANG

Sering kali manajemen perusahaan tambang menghadapi risiko bencana yang fatal karena mereka gagal mendeteksi gejala kelongsoran dinding tambang sejak dini. Kondisi ini muncul sebab pemantauan pergerakan tanah terkadang hanya berjalan secara visual tanpa dukungan sensor presisi dan selain itu parameter desain lereng sering kali tidak mempertimbangkan tekanan air pori yang fluktuatif secara mendalam. Sebagai akibatnya, kemudian, potensi runtuhnya jenjang penambangan meningkat drastis dan, oleh karena itu, keselamatan pekerja serta alat berat bernilai tinggi berada dalam ancaman yang sangat kritis. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mentransformasi data teknis menjadi sistem peringatan dini kelongsoran yang sangat andal. Pertama-tama, mereka mendalami teknik pengambilan sampel batuan serta pengujian mekanika tanah di laboratorium dan kemudian menguasai prosedur analisis faktor keamanan (Factor of Safety) menggunakan perangkat lunak pemodelan terbaru. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik pemasangan alat pemantau deformasi lereng untuk menjamin setiap pergerakan tanah terdeteksi secara real-time sebelum memicu bencana.

Read More