TRAINING PERENCANAAN SDM DI RUMAH SAKIT

TRAINING PERENCANAAN SDM DI RUMAH SAKIT

TRAINING PERENCANAAN SDM DI RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi kendala besar saat jumlah serta kompetensi tenaga medis tidak sebanding dengan lonjakan jumlah pasien. Hal ini terjadi sebab perhitungan kebutuhan staf terkadang hanya berdasarkan estimasi kasar dan selain itu strategi pengembangan talenta belum selaras dengan rencana ekspansi layanan. Sebagai akibatnya, kemudian, beban kerja karyawan menjadi tidak merata dan, oleh karena itu, kualitas pelayanan serta keselamatan pasien dapat menurun secara drastis. Juga, tingginya angka perputaran karyawan (turnover) pun sering kali membengkakkan biaya rekrutmen yang seharusnya bisa perusahaan hindari. Melalui training ini, peserta mempelajari cara menyusun komposisi tenaga kesehatan yang ideal dan produktif. Pertama-tama, mereka mendalami teknik analisis beban kerja atau Workload Indicators of Staffing Need (WISN) dan kemudian merancang peta jalan pemenuhan staf untuk jangka panjang. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik rekrutmen berbasis kompetensi serta sistem retensi karyawan guna menjaga stabilitas organisasi. Dengan demikian, rumah sakit mampu mengoptimalkan anggaran biaya personil.

Read More

TRAINING MANAJEMEN LINEN DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT

TRAINING MANAJEMEN LINEN DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT

TRAINING MANAJEMEN LINEN DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi kendala besar saat proses pengelolaan linen tidak memenuhi standar sterilitas yang ketat. Hal ini terjadi sebab alur pengumpulan serta pencucian linen terkadang masih tercampur antara kategori infeksius dengan non-infeksius dan selain itu staf laundry sering kali kurang memahami teknik dekontaminasi yang benar. Sebagai akibatnya, kemudian, risiko infeksi nosokomial meningkat dan, oleh karena itu, keselamatan pasien serta staf menjadi taruhan utama. Juga, kerusakan kain yang terlalu cepat pun sering kali membengkakkan anggaran operasional akibat teknik pencucian yang salah. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mengubah unit laundry menjadi garda pertahanan infeksi yang andal. Pertama-tama, mereka mendalami teknik pemisahan linen di titik sumber dan kemudian menguasai prosedur pencucian menggunakan bahan kimia yang aman namun efektif. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik distribusi linen bersih untuk mencegah kontaminasi ulang selama perjalanan menuju ruang perawatan. Dengan demikian, rumah sakit mampu menjamin ketersediaan linen yang higienis setiap saat.

Read More

TRAINING PENYUSUNAN STATUTA RUMAH SAKIT (HOSPITAL BYLAWS)

TRAINING PENYUSUNAN STATUTA RUMAH SAKIT (HOSPITAL BYLAWS)

TRAINING PENYUSUNAN STATUTA RUMAH SAKIT (HOSPITAL BYLAWS)

Sering kali jajaran direksi rumah sakit menghadapi sengketa internal yang rumit akibat ketiadaan aturan main yang jelas antara pemilik, pengelola, dan staf medis. Hal ini terjadi sebab dokumen statuta rumah sakit terkadang hanya hasil salinan tanpa penyesuaian kebutuhan organisasi dan selain itu pemahaman mengenai tata kelola korporat yang baik masih sangat terbatas. Sebagai akibatnya, kemudian, muncul tumpang tindih kewenangan yang memicu konflik kepentingan dan, oleh karena itu, efektivitas pengambilan keputusan strategis menjadi sangat terhambat. Juga, ketiadaan landasan hukum internal yang kuat pun sering kali membuat institusi rentan terhadap gugatan hukum dari pihak luar. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun konstitusi rumah sakit yang kokoh guna menjamin kepastian hukum operasional. Pertama-tama, mereka mendalami teknik penyusunan Corporate Bylaws dan kemudian merumuskan Medical Staff Bylaws yang adil bagi profesi medis. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik sinkronisasi hak serta kewajiban antar pemilik dan pengelola guna menciptakan harmonisasi kerja.

Read More

TRAINING PATIENT SAFETY RUMAH SAKIT

TRAINING PATIENT SAFETY RUMAH SAKIT

TRAINING PATIENT SAFETY RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi risiko besar saat insiden keselamatan pasien muncul secara tidak terduga di unit pelayanan. Hal ini terjadi sebab budaya pelaporan insiden terkadang masih sangat rendah dan selain itu staf medis belum sepenuhnya menguasai protokol identifikasi risiko secara dini. Sebagai akibatnya, kemudian, potensi malpraktik meningkat dan, oleh karena itu, kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan dapat menurun drastis. Juga, ketiadaan sistem pencegahan yang sistematis pun sering kali memicu kerugian finansial akibat tuntutan hukum atau sanksi regulasi. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun sistem pertahanan rumah sakit yang tangguh terhadap kesalahan medis. Pertama-tama, mereka mendalami enam sasaran keselamatan pasien (SKP) secara praktis dan kemudian mempraktikkan teknik komunikasi efektif saat terjadi situasi krisis. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik investigasi masalah menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA). Dengan demikian, rumah sakit mampu menjamin lingkungan perawatan yang aman bagi setiap individu.

Read More

TRAINING MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT

TRAINING MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT

TRAINING MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi tantangan besar saat mereka harus memetakan kebutuhan pengembangan kompetensi staf medis secara akurat. Sebagai akibatnya, kemudian, kualitas pelayanan klinis menjadi stagnan dan, oleh karena itu, risiko kesalahan medis dapat mengancam keselamatan pasien akibat kurangnya pemutakhiran keahlian staf. Juga, manajemen pun sering kali menyia-nyiakan anggaran pengembangan yang besar tanpa adanya evaluasi dampak yang nyata bagi organisasi. Oleh karena itu, training ini hadir. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik akreditasi program training serta cara penghitungan nilai manfaat investasi pengembangan bagi institusi. Dengan demikian, rumah sakit mampu mencetak tenaga kesehatan yang andal.

Read More

TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi tantangan besar saat tingkat kepatuhan pasien terhadap instruksi pengobatan masih sangat rendah. Hal ini terjadi sebab proses pemberian edukasi terkadang hanya berjalan searah serta kurang terencana dan selain itu staf medis seringkali belum menguasai teknik komunikasi edukatif yang efektif. Sebagai akibatnya, kemudian, angka kunjungan ulang pasien dengan keluhan yang sama tetap tinggi dan, oleh karena itu, hasil akhir pengobatan menjadi tidak optimal bagi kesehatan pasien. Juga, ketiadaan dokumentasi edukasi yang terintegrasi pun sering kali memicu temuan kritis saat rumah sakit menghadapi survei akreditasi. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mengubah setiap interaksi klinis menjadi peluang pembelajaran yang bermakna bagi pasien. Pertama-tama, mereka mendalami teknik pengkajian kebutuhan belajar pasien dan kemudian merancang rencana edukasi yang sesuai dengan tingkat literasi serta budaya keluarga. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan alat peraga edukasi untuk memastikan pemahaman pasien terhadap rencana pemulihan kesehatan secara mandiri di rumah.

Read More

TRAINING PENERAPAN KODE ETIK DAN HUKUM DALAM KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

TRAINING PENERAPAN KODE ETIK DAN HUKUM DALAM KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

TRAINING PENERAPAN KODE ETIK DAN HUKUM DALAM KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Sering kali tenaga perawat menghadapi dilema moral yang sulit saat harus mengambil keputusan klinis di tengah tekanan operasional yang tinggi. Hal ini terjadi sebab batasan antara kewajiban profesi dengan risiko hukum terkadang terlihat abu-abu dan selain itu pemahaman mengenai regulasi kesehatan terbaru sering kali belum merata. Sebagai akibatnya, kemudian, muncul potensi pelanggaran disiplin yang merugikan pasien dan, oleh karena itu, institusi dapat terjerat sengketa hukum yang panjang serta mahal. Juga, ketidakmampuan perawat dalam melindungi hak-hak pasien pun sering kali memicu tuntutan malpraktik yang merusak reputasi rumah sakit. Melalui training ini, peserta mempelajari cara menjalankan praktik keperawatan yang aman secara hukum dan terhormat secara etika. Pertama-tama, mereka mendalami kode etik keperawatan nasional dan kemudian menganalisis berbagai kasus dilema etik melalui simulasi diskusi yang mendalam. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik perlindungan diri melalui dokumentasi medis yang akurat serta pemahaman hak kewajiban perawat sesuai undang-undang. Read More
TRAINING ASUHAN KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

TRAINING ASUHAN KEPERAWATAN

TRAINING ASUHAN KEPERAWATAN

Sering kali tenaga perawat di rumah sakit menghadapi beban kerja yang sangat tinggi namun mereka tetap harus menjamin kualitas asuhan yang konsisten bagi setiap pasien. Hal ini terjadi sebab metodologi pendokumentasian terkadang masih berjalan secara manual serta kurang sistematis dan selain itu koordinasi antarprofesi dalam tim kesehatan sering mengalami hambatan komunikasi. Sebagai akibatnya, kemudian, rencana tindakan menjadi kurang tajam dan, oleh karena itu, risiko keselamatan pasien dapat meningkat selama masa perawatan berlangsung. Juga, ketidaklengkapan catatan klinis pun sering kali memicu kendala saat proses audit mutu atau klaim asuransi. Melalui training ini, peserta mempelajari cara menyusun rencana asuhan yang berbasis pada bukti ilmiah terbaru. Pertama-tama, mereka mendalami teknik diagnosis keperawatan yang presisi dan kemudian merancang intervensi yang selaras dengan kondisi klinis pasien secara individu. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik evaluasi hasil asuhan serta cara pendokumentasian yang memenuhi standar akreditasi nasional.

Read More

TRAINING MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MKI) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

TRAINING MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MKI) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

TRAINING MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MKI) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi kendala besar saat harus mengintegrasikan aliran data antarunit dan selain itu mereka kerap mengalami kegagalan komunikasi yang berujung pada kesalahan medis. Hal ini terjadi sebab sistem manajemen informasi terkadang masih berjalan secara parsial serta kurangnya standarisasi dalam penyampaian pesan antarprofesi. Sebagai akibatnya, kemudian, koordinasi asuhan pasien menjadi tidak efektif dan, oleh karena itu, risiko keselamatan pasien meningkat secara signifikan. Juga, kerumitan dalam mengelola dokumen rekam medis pun sering kali menjadi penghambat utama saat rumah sakit menghadapi proses audit akreditasi. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun ekosistem informasi yang transparan serta aman bagi seluruh pengguna. Pertama-tama, mereka mendalami teknik pengelolaan data rekam medis secara digital dan kemudian merancang protokol komunikasi terapeutik yang ramah pasien. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik serah terima pasien (handover) yang aman serta cara penyebaran informasi edukasi kesehatan secara luas.

Read More

TRAINING TATA KELOLA, KEPEMIMPINAN DAN PENGATURAN (TKP) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

TRAINING TATA KELOLA, KEPEMIMPINAN DAN PENGATURAN (TKP) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

TRAINING TATA KELOLA, KEPEMIMPINAN DAN PENGATURAN (TKP) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

Sering kali jajaran eksekutif rumah sakit menghadapi hambatan besar saat harus menyelaraskan visi strategis dengan kepatuhan terhadap standar akreditasi yang sangat dinamis. Hal ini terjadi sebab struktur tata kelola terkadang belum memiliki pembagian wewenang yang jelas dan selain itu peran pimpinan dalam mengawasi mutu serta keselamatan pasien sering kali belum berjalan optimal. Sebagai akibatnya, kemudian, terjadi ketidakefisienan operasional dan, oleh karena itu, institusi berisiko gagal memenuhi elemen penilaian kritis saat survei akreditasi berlangsung. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun fondasi manajemen rumah sakit yang kokoh. Pertama-tama, mereka mendalami tanggung jawab pemilik serta representasi pemilik dan kemudian merumuskan mekanisme pengawasan mutu yang transparan. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik manajemen risiko organisasi serta strategi integrasi pelayanan di seluruh lini rumah sakit. Dengan demikian, rumah sakit mampu beroperasi dengan arah yang jelas.

Read More

Tanyakan pada kami ?

Kami di sini untuk membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Marketing

Yulianti

Online

Yulianti

Hai, tanyakan pada kami ? 00.00