TRAINING PENYUSUNAN KONTRAK KERJA DOKTER DAN RUMAH SAKIT

TRAINING PENYUSUNAN KONTRAK KERJA DOKTER DAN RUMAH SAKIT

TRAINING PENYUSUNAN KONTRAK KERJA DOKTER DAN RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi sengketa hukum yang rumit akibat klausul perjanjian kerja dengan dokter yang kurang spesifik atau kemudian bias. Hal ini terjadi sebab penyusunan kontrak sering kali mengabaikan detail wewenang klinis, dan selain itu, pembagian hak serta kewajiban belum selaras dengan regulasi kesehatan terbaru. Sebagai akibatnya, kemudian, muncul risiko tuntutan hukum yang merugikan nama baik institusi dan, oleh karena itu, stabilitas operasional pelayanan medis dapat terganggu secara tiba-tiba. Juga, ketiadaan kesepakatan yang kuat mengenai tanggung jawab profesi pun sering memicu kebingungan saat terjadi insiden medis di lapangan. Melalui training ini, peserta mempelajari cara merancang dokumen perjanjian yang komprehensif untuk kemudian guna memitigasi risiko hukum di masa depan. Pertama-tama, mereka mendalami aspek legalitas hubungan kerja antara dokter tamu, dokter mitra, maupun dokter tetap dan kemudian merumuskan mekanisme pembagian jasa medis yang transparan. Dengan demikian, rumah sakit mampu menjalin kerja sama profesional yang sangat solid.

Read More

TRAINING MANAGEMENT QUALITY CONTROL & QUALITY ASSURANCE RUMAH SAKIT

TRAINING MANAGEMENT QUALITY CONTROL & QUALITY ASSURANCE RUMAH SAKIT

TRAINING MANAGEMENT QUALITY CONTROL & QUALITY ASSURANCE RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi tantangan besar saat harus menjaga konsistensi mutu layanan medis di tengah tingginya beban kerja operasional. Hal ini terjadi sebab sistem pengawasan kualitas terkadang hanya berfungsi sebagai formalitas administratif belaka, dan selain itu, banyak staf belum memahami perbedaan mendasar antara fungsi QC dan QA. Sebagai akibatnya, kemudian, risiko kesalahan medis meningkat dan, oleh karena itu, kepercayaan pasien terhadap institusi dapat menurun secara drastis. Juga, inefisiensi proses pelayanan pun sering kali memicu pemborosan sumber daya yang merugikan keuangan organisasi. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun sistem pertahanan mutu yang kemudian tangguh untuk menjamin keselamatan pasien. Pertama-tama, mereka mendalami teknik audit internal sebagai instrumen QA dan kemudian merancang prosedur QC untuk memantau output layanan secara harian. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan alat analisis data mutu guna mendeteksi kegagalan sistem sebelum masalah tersebut berdampak pada pasien. Dengan demikian, rumah sakit mampu menciptakan ekosistem pelayanan yang andal. Read More
TRAINING CLINICAL PATHWAY RUMAH SAKIT

TRAINING CLINICAL PATHWAY RUMAH SAKIT

TRAINING CLINICAL PATHWAY RUMAH SAKIT

Sering kali tim medis di rumah sakit menghadapi tantangan besar saat harus menjaga konsistensi mutu asuhan di tengah keragaman praktik klinis setiap dokter. Hal ini terjadi sebab panduan pelayanan yang ada terkadang masih bersifat sangat umum, dan selain itu, integrasi antarprofesi dalam menangani pasien belum berjalan secara sistematis. Sebagai akibatnya, kemudian, variasi biaya perawatan menjadi tidak terkendali dan, oleh karena itu, risiko keselamatan pasien dapat meningkat akibat ketiadaan standar yang seragam. Juga, inefisiensi durasi rawat inap pun sering kali merugikan sisi finansial rumah sakit maupun pasien. Melalui training ini, peserta mempelajari cara menciptakan standarisasi pelayanan berbasis bukti (evidence-based medicine). Pertama-tama, mereka mendalami teknik penentuan topik klinis prioritas dan kemudian merancang peta jalan asuhan yang mendetail bagi setiap hari perawatan. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik audit klinis serta cara melakukan analisis varian guna memperbaiki efisiensi operasional. Dengan demikian, rumah sakit mampu menjamin mutu asuhan yang konsisten.

Read More

TRAINING HUKUM KEDOKTERAN UNTUK DOKTER DAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT

TRAINING HUKUM KEDOKTERAN UNTUK DOKTER DAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT

TRAINING HUKUM KEDOKTERAN UNTUK DOKTER DAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Sering kali tenaga medis serta pengelola rumah sakit menghadapi ancaman tuntutan hukum yang serius akibat kesalahpahaman dalam komunikasi atau kelalaian prosedur. Hal ini terjadi sebab pemahaman mengenai batasan hak dan kewajiban hukum medis terkadang masih sangat minim, dan selain itu, regulasi kesehatan terus mengalami perubahan yang dinamis. Sebagai akibatnya, kemudian, risiko pidana maupun perdata dapat menjerat profesi dokter dan, oleh karena itu, reputasi institusi kesehatan menjadi taruhan yang sangat besar. Juga, sengketa medis yang berlarut-larut pun berpotensi menguras energi serta finansial organisasi secara signifikan. Melalui training ini, peserta mempelajari cara menjalankan praktik medis yang aman secara legal. Pertama-tama, mereka mendalami kerangka hukum kedokteran terbaru dan kemudian merancang protokol Informed Consent yang kuat untuk melindungi setiap tindakan klinis. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik penyelesaian sengketa melalui mediasi serta cara dokumentasi rekam medis yang sah di mata hukum. Dengan demikian, tenaga medis mampu bekerja dengan lebih tenang dan profesional.

Read More

TRAINING AMDAL RUMAH SAKIT

TRAINING AMDAL RUMAH SAKIT

TRAINING AMDAL RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi kendala serius terkait perizinan lingkungan serta pengelolaan limbah B3 yang semakin ketat. Hal ini terjadi sebab tim teknis terkadang kurang memahami regulasi perlindungan lingkungan hidup terbaru, dan selain itu, dokumen AMDAL sering kali hanya dianggap sebagai pelengkap administrasi belaka. Sebagai akibatnya, kemudian, risiko pencemaran lingkungan meningkat dan, oleh karena itu, institusi dapat terkena sanksi hukum hingga penghentian operasional oleh regulator. Juga, penolakan dari masyarakat sekitar pun berpotensi muncul jika dampak sosial tidak terkelola dengan baik sejak dini. Melalui training ini, peserta mempelajari cara menyelaraskan operasional rumah sakit dengan standar keberlanjutan lingkungan. Pertama-tama, mereka mendalami teknik identifikasi dampak besar dan penting dari aktivitas medis dan kemudian merancang rencana pengelolaan lingkungan (RKL) yang aplikatif. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik pemantauan kualitas limbah cair serta udara serta cara pengurusan persetujuan lingkungan secara digital. Dengan demikian, rumah sakit mampu beroperasi dengan aman secara legal.

Read More

TRAINING AUDIT OPERASIONAL RUMAH SAKIT

TRAINING AUDIT OPERASIONAL RUMAH SAKIT

TRAINING AUDIT OPERASIONAL RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi tantangan besar saat harus menekan biaya operasional tanpa menurunkan kualitas layanan klinis kepada pasien. Hal ini terjadi sebab banyak unit kerja masih menjalankan prosedur yang tumpang tindih, dan selain itu, pengawasan terhadap penggunaan sumber daya belum berjalan secara sistematis. Sebagai akibatnya, kemudian, terjadi inefisiensi anggaran yang sangat besar dan, oleh karena itu, profitabilitas rumah sakit menjadi sulit tercapai secara optimal. Juga, risiko kegagalan sistemik di lini pelayanan pun dapat mengancam keselamatan pasien jika tidak ada evaluasi prosedur secara rutin. Oleh karena itu, pelatihan ini hadir. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membedah efektivitas setiap unit layanan di dalam rumah sakit. Pertama-tama, mereka mendalami teknik pemetaan alur kerja operasional dan kemudian mengidentifikasi titik pemborosan yang merugikan organisasi. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik audit efisiensi serta cara memberikan rekomendasi perbaikan yang taktis bagi manajemen direksi. Dengan demikian, rumah sakit mampu beroperasi secara lebih ramping.

Read More

TRAINING SATUAN PENGAWAS INTERNAL (SPI) RUMAH SAKIT

TRAINING SATUAN PENGAWAS INTERNAL (SPI) RUMAH SAKIT

TRAINING SATUAN PENGAWAS INTERNAL (SPI) RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi tantangan besar dalam menjaga akuntabilitas keuangan serta kepatuhan operasional terhadap regulasi kesehatan yang ketat. Hal ini terjadi sebab peran Satuan Pengawas Internal (SPI) terkadang masih bersifat formalitas belaka, dan selain itu, auditor internal sering kekurangan metodologi audit berbasis risiko yang tajam. Sebagai akibatnya, kemudian, potensi kebocoran anggaran meningkat dan, oleh karena itu, risiko hukum bagi jajaran direksi menjadi sangat nyata. Juga, inefisiensi di berbagai lini pelayanan pun sulit terdeteksi secara dini tanpa pengawasan yang sistematis. Oleh karena itu, pelatihan ini hadir. Melalui training ini, peserta mempelajari cara memperkokoh benteng pertahanan organisasi guna menjamin transparansi serta efisiensi. Pertama-tama, mereka mendalami teknik penyusunan rencana audit tahunan yang strategis dan kemudian mempraktikkan pengujian pengendalian internal di unit klinis maupun non-klinis. Dengan demikian, rumah sakit mampu beroperasi secara lebih akuntabel.

Read More

TRAINING PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

TRAINING PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

TRAINING PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi risiko tinggi terkait penyebaran infeksi nosokomial yang mengancam keselamatan pasien serta tenaga medis. Hal ini terjadi sebab protokol pencegahan infeksi terkadang belum berjalan secara disiplin, dan selain itu, peran pengawasan oleh perawat pengendali infeksi masih kurang optimal. Sebagai akibatnya, kemudian, angka infeksi di ruang perawatan meningkat dan, oleh karena itu, durasi rawat inap pasien menjadi lebih lama serta biaya membengkak. Oleh karena itu, pelatihan ini hadir. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membangun sistem pertahanan rumah sakit yang tangguh terhadap kuman dan juga virus. Pertama-tama, mereka mendalami teknik audit kepatuhan kebersihan tangan dan kemudian merancang program edukasi pencegahan infeksi bagi seluruh staf. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan taktik investigasi outbreak serta cara pengelolaan limbah medis yang aman sesuai regulasi kesehatan. Dengan demikian, rumah sakit mampu menjamin lingkungan perawatan yang steril.

Read More

TRAINING CODING IR-DRG

TRAINING CODING IR-DRG

TRAINING CODING IR-DRG

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi tantangan besar saat harus mengukur tingkat keparahan pasien secara akurat dalam sistem pembiayaan kesehatan. Hal ini terjadi sebab metode koding standar terkadang belum mampu menggambarkan kompleksitas klinis serta penggunaan sumber daya secara mendetail. Sebagai akibatnya, kemudian, pembagian tarif menjadi tidak proporsional dan, oleh karena itu, efisiensi anggaran rumah sakit sulit tercapai secara optimal. Oleh karena itu, pelatihan ini hadir. Pelatihan ini, tentu saja, memberikan koder metodologi klasifikasi IR-DRG yang jauh lebih presisi serta strategi pengelompokan data klinis yang sangat mendalam. Melalui training ini, peserta mempelajari cara membedah data medis berdasarkan tingkat keparahan (Severity Level) dan risiko kematian. Pertama-tama, mereka mendalami logika algoritma grouper IR-DRG dan kemudian mempraktikkan teknik input variabel diagnosis sekunder yang mempengaruhi bobot biaya. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan teknik audit dokumentasi klinis guna menjamin keadilan dalam sistem penggantian biaya perawatan. Dengan demikian, rumah sakit mampu mengelola risiko finansial secara lebih cerdas.

Read More

TRAINING KODING REKAM MEDIS (ICD-10 DAN INA-CBGS)

TRAINING KODING REKAM MEDIS (ICD-10 DAN INA-CBGS) RUMAH SAKIT

TRAINING KODING REKAM MEDIS (ICD-10 DAN INA-CBGS) RUMAH SAKIT

Sering kali manajemen rumah sakit menghadapi kendala besar terkait penolakan klaim asuransi akibat ketidakakuratan kode diagnosis maupun tindakan medis. Hal ini terjadi sebab staf rekam medis terkadang kurang mendalami kaidah koding sesuai standar klasifikasi internasional, dan selain itu, pemahaman mengenai sistem INA-CBGs masih sangat terbatas. Sebagai akibatnya, kemudian, arus kas rumah sakit terhambat dan, oleh karena itu, kerugian finansial organisasi menjadi sulit terhindarkan. Oleh karena itu, pelatihan ini hadir. Pelatihan ini, tentu saja, memberikan koder metodologi klasifikasi penyakit yang sangat akurat serta strategi pengelompokan tarif yang optimal. Melalui training ini, peserta mempelajari cara mengubah data medis menjadi kode yang valid dan akuntabel. Pertama-tama, mereka mendalami aturan dasar dalam buku ICD-10 dan ICD-9-CM dan kemudian mempraktikkan teknik pemilihan diagnosis utama secara tepat. Selanjutnya, fokus utama adalah penguasaan perangkat lunak E-Claim guna meminimalkan kesalahan input yang memicu dispute klaim. Dengan demikian, rumah sakit mampu menjamin keakuratan pelaporan kinerja klinis.

Read More

Tanyakan pada kami ?

Kami di sini untuk membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Marketing

Yulianti

Online

Yulianti

Hai, tanyakan pada kami ? 00.00